Langsung ke konten utama

Postingan

Salah Satu Dari Sekian Tumpukan Kata

Aku, ingin bisa berada lebih dekat denganya. Tentu bukan hal yang mustahil untuk orang yang selalu berusaha keras. Tapi seprtinya aku bukanlah salah satunya. Aku ini cukup serakah dalam hal yang kusuka, salah satunya pengetahuan dan informasi. Sebisa mungkin aku harus menguasinya atau mendapatkanya. Tapi tak sebanding dengan usahaku. Aku pasti selalu ingin mencari celah dimana aku tak banyak usaha tapi mendapatkan hasil yang menarik. Yah, aku akui salah satu kelemahanku itu dan seringkali memanfatkan orang-orang sekitarku demi ke egoisanku. Sekarang saat aku menyadarinya, aku sangat menyesal. Tak mungkin memutar waktu kan? aku hanya bisa berusaha untuk memutar balik keadaan. Mungkin yang paling sulit untukku saat ini adalah membangun kepercayaan dan relasi. Bagaimana cara agar aku bisa membuat orang-orang yang telah ku manfaatkan mempercayaiku? Yah, Biarpun membutuhkan waktu lama, aku akan mencobanya.
Postingan terbaru

Dunia Yang Kita Akhiri

Pernah terfikirkan oleh kalian? adakah kehidupan setelah kematian? Reinkarnasi? atau benar-benar akhir dari segalanya? Tanpa ada lagi sesuatu yang bisa kita rasa. Terlalu sulit untuk kubayangakan. Bahkan untukku, tanpa memikirkan apa-apa terasa amat sulit. Untuk membayangkan dunia kematian yang dimana tidak ada lagi yang bisa kita fikirkan. Hey, Akankah aku sedikit banyak berfikir tentang yang mungkin tidak banyak orang fikirkan? Sebenarnya, aku hanya sedang memikirkan tentang orang-orang yang begitu berusaha bertahan hidup dengan segala kekurangan mereka. Seperti orang-orang yang hidup dijalanan, yang bahkan lebih buruk dari pada tukang pungut sampah. Pengemis, Argh. Kasihan sekali mereka. Seakan mereka tak punya apa-apa lagi, bahkan harga diri mereka sepertinya sudah lenyap. Dengan beralas kardus bekas yang dia temukan di pembuangan sampah sebagai alas duduk, ditambah dengan pakaian yang menurutku lebih buruk dari pada kain lap yang kugunakan untuk mengkeset k...

Karena Kamu Indah

Kamu memang indah. Tak peduli berapa tahun pun berlalu, selalu ada rasa yang tersimpan untuk mu. Yah, karena aku memang bukan tipe orang yang mudah melupakan sesuatu. Berbeda dengan dirimu, aku sama sekali tidak berubah, masih sama lemahnya seperti dulu. Tidak, Aku sama sekali belum tumbuh dewasa. Dibandingkan dengan dirimu, yang selalu merawat dan menjaga pertumbuhanmu, kamu bisa menjaga keindahan yang terpcanar dari dirimu. Yah, Kamu Memang Indah Yogyakarta Kamis, 16 Maret 2017